Saya setuju dengan pemikiran dan jalan pikiran yg ada di chanel ini. Ini bukan saja pencerahan tetapi menjadi basis ilmu pengetahuan... Salam dan maju terus mas 👍👍👍
Naturselbstruck ini kayaknya pernah saya baca. Kalau gk salah itu juga menjelaskan tentang bahwa apa yang kita lihat dari alam hanyalah copy dari sejatinya. Sedangkan yang sejatinya tidak bisa kita ketahui semuanya. Apa saya salah? Overall sangat menarik bung martin. Ini bisa menyempurnakan tulisan saya
Ingin kuliah filsafat tapi saya cuma lulusan smp.lahir dan besar di keluarga otoriter menjadikan saya memandang hidup saya sebagai objek lingkungan dan tak mengenal exsistensi.
Sangat menarik bahwa tahap objektivitas keempat, yakni objektivitas yang takkan pernah bisa diamati seperti dimensi 11 dan kebenaran matematis. Terkesan mirip seperti realisme Plato. Jadi ingat sama pepatah "nothing new under the Sun."
Obyek mempengaruhi subyek..sebaliknya subyek mungkin juga dipengaruhi obyek..pengetahuan bisa jadi resultan relasi subyek_obyek..atau mungkin konsep bahasa dan pikiran kita tentang intensitas relasi bahkan konsep subyek_obyek mesti direvisi..
Menurut saya, mungkin pola pikir yang dipengaruhi oleh faktor psikologis perempuan yang didasarkan sejak lahir, mempengaruhi ketidakrasionalannya dalam membuat pemikiran baru. Subjektif.
pengamat manusia tidak boleh membiarkan dirinya secara emosional bercampur dengan pokok bahasannya. Perhatiannya adalah untuk memahami alam semesta, bukan untuk memperbaikinya. Bias adalah musuh utama.
@@samueldani4283 sampe skarang gwa bingung sekolah masih mengajarkan gravitasi newton, pdhal itukan sudah disempurnakan oleh einstein. Tetapi karna bias newton lebih mudah di mengerti banyak org makanya dikehidupan dipakai. Walaupun klw soal ketelitian relativitas einstein lebih akurat.
@@HuinNeugdae okay, tapi maksudku lebih ke metode cara berpikirnya kali ya. Kan Ngga mungkinkan hafal semua isi bukunya. Kaya pengambilan pointnya pointnya itu gimana? Terus cara pengambilan suatu kesimpulan itu gimana dll
Bang mungkin saya bisa request tentang Filsafat atau Terori tentanf Paham Komunisme dan Kapitalisme dan mana paham yg relevan diterapkan dalam era dewasa ini jika secara kongrit dengan kondisi Ekonomi dan Politik kita!!!
@@samueldani4283 bukan masalah murni dan tidaknya kapitalisme mas. Namun ini fakta terjadi bahwa memang ada klaster" sosial dimasyrakat kita dan cara memproduksi barang dan jasa. Kalau kapitalisme itu tidak ada tidak mungkin buruh berkoar" dan byak yg menjadi korban atau mrasa dirinya tidak mendapatkan keadilan dari usaha dan waktu yg dia berikan ke perusahaan atau pabrik tempat bekerja!!! Sederhananya buruh tidak memiliki alat" produksi dan hanya kapitalis yg mempunyai dan buruh hanya dijadikan alat untuk menjalankan alat produksi dan itu nyata trjadi. Namun secara mode ekonomi kapitalisme lah yg paling bisa diterima karena dia memberikan kebebasan dalam menentukan apa? Dan berapa produk yg diproduksi!!! Dan untuk komunisme memang sangat mustahil bisa diterapkan krena apa? Tidak mungkin negara bisa mengetahu diri manusia lebih dari simanusia itu sendiri? Krena negara akan mengambil alih kedaulatan dari simanisia itu sendri, yang dimana kedaulatan itu merupkan Hak Lahir dari manusia! Hanya kapitalisme yg memungkingkan namun dengan aturan" yg kuat untk tidak mengeksploitasi manusia!
@@agusmulyadis.t4645 yes , memang yang anda katakan benar . Tapi disetiap negara ngga ada sosialis yang murni atau kapitalis murni. Sosialis butuh kapitalis, sedangkan kapitalis butuh sosialis
Mas Martin, apakah objektivitas itu dapat melatih seseorang untuk berprasangka baik terhadap sesuatu, dan sebaliknya apakah subjektivitas itu makin membuat seseorang untuk berprasangka buruk terhadap sesuatu. Tabik, mas
Ada kaitannya di era post truth dan pluralisme kebenaran. itu makanya keluar istilah kadang manusia kadang asbak. gk ada kebenaran universal yg dijadikan pegangan
@samuel dani yes consciousness and apakah objective reality exist di luar observasi makhluk yang berkesadaran.....kalaupun objective reality exist seperti apakah bentuk nya in-themselves, independent dari pengamatan (noumena). ataukah materi hanyalah turunan (derivasi) dari mind ....atau malah mind yang berasal dari brain/ materi. menurut saya ini adalah kunci dari teka teki realitas..selama ini belum terpecahkan , selama itu pula umat manusia tersesat muter muter ...beribu agama & kepercayaan yang saling kontradiksi satu sama lain, apa hidup mempunyai tujuan / teleologi atau netral dll. Insting saya solusi nya berkaitan erat dengan teori relativitas, quantum mechanics dan analisa idealism vs materialism ala immanuel kant + schopenhauer i.e. subject vs object & hard problem of consciousness ala chalmer.
@@gamislatte5470 finally, hehe Pernah dengar David Hoffmann Jika chalmer lebih ke dualism sedangkan hoffman ke idealism... 3 view sekarang Reductionism/materialism Dualism Idealism Kandidat terkuat sekarang adalah dualism. Sejak adanya quantum mechanic Nah menurut anda antara pandangan materialism dan idealism lebih kuat mana?
@@samueldani4283 iya pernah dengar Donald Hoffman..walau belum pernah baca buku nya...intinya Hoffman bilang ruang dan waktu hanyalah user interface dan merupakan kategori dalam pikiran dan bukan sesuatu yang objective...nah ini padahal sudah di katakan Kant ratusan tahun yang lalu ..hanya sekarang Hoffman berusaha membuktikan secara scientific dan menguji nya dalam kerangka evolusi. Kalau saya masih bingung...tapi kalau di ancam ditembak mati dan harus memilih, saya tetap pilih scientific materialism ala Dennet, Patricia Churchland, Richard Carrier etc...Covid-19 bagi saya merupakan konfirmasi scientific materialism /reductionism.....Idealism cukup seductive dan menggoda...tapi tetap aja ngawang ngawang haha...contoh Bernardo Kastrup Idealism ....menarik didengar....tapi tidak bisa di falsifikasi / verifikasi. Kalau anda lebih cenderung pilih yg mana?
Jakarta ya Jakarta tensi politik menguat hanya dengan blusukan seorang Menteri Sosial yang bernama Bu Risma. Apakah pejabat publik memang terlahir hanya tuk klarifikasi? Simak ulasannya di TH-cam fides channel th-cam.com/video/zK6mfrjRVlE/w-d-xo.html
Konten ini berpotensi menjadi esai di mading sekolah.
"Kadang-kadang kita manusia, kadang-kadang kita asbak"
-Martin Suryajaya, quotes of the century
ini ada yang ngitung om martin ngomong "seperti itu" nggk?
khas banget 🤩
Saya setuju dengan pemikiran dan jalan pikiran yg ada di chanel ini. Ini bukan saja pencerahan tetapi menjadi basis ilmu pengetahuan... Salam dan maju terus mas 👍👍👍
Suka sekali saya dengan kontennya mas, Terimakasih!
Martin suryajaya selalu keren konten2nya.
Sukses selalu buat abang.
Bang tolong dong jelasin tentang "kesetaraan gender", soalnya uda aku pikirin masih belum nemu jalan keluar soal "women unity2" yang skrg trending
Naturselbstruck ini kayaknya pernah saya baca. Kalau gk salah itu juga menjelaskan tentang bahwa apa yang kita lihat dari alam hanyalah copy dari sejatinya. Sedangkan yang sejatinya tidak bisa kita ketahui semuanya. Apa saya salah?
Overall sangat menarik bung martin. Ini bisa menyempurnakan tulisan saya
Ah looe... Nenek lampir... Harusnya loe di sinetron
Nah, pengetahuan baru nih. Tapi kesejatian objektivitas (alam, dll) yang manusia pandang itu diukur berdasarkan apa ya?
menurut saya Objektif itu tanpa adanya unsur kepentingan bersifat netral mutlak dan kebenaran.
Kan objektivitas itu berkembang sejak dari kelahiran istilah itu.
Ingin kuliah filsafat tapi saya cuma lulusan smp.lahir dan besar di keluarga otoriter menjadikan saya memandang hidup saya sebagai objek lingkungan dan tak mengenal exsistensi.
Jelas sekali ini. Makasih ilmunya
Sangat menarik bahwa tahap objektivitas keempat, yakni objektivitas yang takkan pernah bisa diamati seperti dimensi 11 dan kebenaran matematis. Terkesan mirip seperti realisme Plato. Jadi ingat sama pepatah "nothing new under the Sun."
Ecclesiastes ya gan
Lanjut part II om Martin: On Assumptions & Theory Object, Meinong.
Obyek mempengaruhi subyek..sebaliknya subyek mungkin juga dipengaruhi obyek..pengetahuan bisa jadi resultan relasi subyek_obyek..atau mungkin konsep bahasa dan pikiran kita tentang intensitas relasi bahkan konsep subyek_obyek mesti direvisi..
bang, tolong cerahkan letak pemikiran marx di antara ilmu-ilmu sosial dan humaniora seperti di filsafat, sosiologi, antropologi, sastra, dll.
Bang martin kayaknya lagi bikin konten tentang filsafat analitik bang.
empiris.. konseptual..semua dicatat semua ada tempat .. lalu diselaraskan
Mencerahkan. Salam hangat dan semoga sehat selalu bang Martin.
Saya baru menyelasaikan S1 saya, skrg saya mau lanjut ke SG.
-Sarjana Googling
Penjelasanya sangat gamblang...
bahas tokoh filsuf bang dan cara berfikirnya
Menjadi tertarik S2 ke jurusan filsafat , terimakasih om ✨
Mau saran kasi topik & sekalian tanya :
Kenapa Filsuf itu kebanyakan laki-laki? bisa dielaborasi lebih jauh dari segi filosofi & Keilmuannya?
Menurut saya, mungkin pola pikir yang dipengaruhi oleh faktor psikologis perempuan yang didasarkan sejak lahir, mempengaruhi ketidakrasionalannya dalam membuat pemikiran baru. Subjektif.
pengamat manusia tidak boleh membiarkan dirinya secara emosional bercampur dengan pokok bahasannya. Perhatiannya adalah untuk memahami alam semesta, bukan untuk memperbaikinya. Bias adalah musuh utama.
Tapi semua orang punya bias , ngga masalah bias nya sendiri di atas segala galanya
@@samueldani4283 bias adalah musuh utama. Punya bias sih sah2 saja asalkan bias tersebut bisa meyakinkan semua pihak/pihak banyak.
@@frequensi200hz3 yes... Makanya bias bukan musuh utama , berani mengakui punya bias bagus. Mengakui bias nya salah bila salah lebih bagus lagi
@@samueldani4283 sampe skarang gwa bingung sekolah masih mengajarkan gravitasi newton, pdhal itukan sudah disempurnakan oleh einstein. Tetapi karna bias newton lebih mudah di mengerti banyak org makanya dikehidupan dipakai. Walaupun klw soal ketelitian relativitas einstein lebih akurat.
@@frequensi200hz3 dua kata
"Dogma sains"
Ada seseorang berkata begini
"Sains tidak berkata apapun , ilmuwan yang mengatakan (mengartikannya)"
mantaaaaap
Bang, metode lo membaca buku setebel tebel itu gimana?
Up in dong
Baca ringkasannya aja duooooonk...wkwk
@@jackstsst uP
Ya tinggal dibaca aja, nyicil. Misal satu hari satu halaman atau satu hari satu bab
@@HuinNeugdae okay, tapi maksudku lebih ke metode cara berpikirnya kali ya. Kan Ngga mungkinkan hafal semua isi bukunya. Kaya pengambilan pointnya pointnya itu gimana? Terus cara pengambilan suatu kesimpulan itu gimana dll
Bang mungkin saya bisa request tentang Filsafat atau Terori tentanf Paham Komunisme dan Kapitalisme dan mana paham yg relevan diterapkan dalam era dewasa ini jika secara kongrit dengan kondisi Ekonomi dan Politik kita!!!
Kapitalis yg relevan. Klo komunis murni sulit di terapkan.
@@tedi9559 spendapat untuk ini mas. Makanya akan lebih menarik jika dibahas dari kaca mata filsafat dan konteks kontemporer
@@agusmulyadis.t4645
Yang saya tahu kapitalisme murni ngga ada , komunisme murni juga ga ada
@@samueldani4283 bukan masalah murni dan tidaknya kapitalisme mas. Namun ini fakta terjadi bahwa memang ada klaster" sosial dimasyrakat kita dan cara memproduksi barang dan jasa. Kalau kapitalisme itu tidak ada tidak mungkin buruh berkoar" dan byak yg menjadi korban atau mrasa dirinya tidak mendapatkan keadilan dari usaha dan waktu yg dia berikan ke perusahaan atau pabrik tempat bekerja!!! Sederhananya buruh tidak memiliki alat" produksi dan hanya kapitalis yg mempunyai dan buruh hanya dijadikan alat untuk menjalankan alat produksi dan itu nyata trjadi. Namun secara mode ekonomi kapitalisme lah yg paling bisa diterima karena dia memberikan kebebasan dalam menentukan apa? Dan berapa produk yg diproduksi!!! Dan untuk komunisme memang sangat mustahil bisa diterapkan krena apa? Tidak mungkin negara bisa mengetahu diri manusia lebih dari simanusia itu sendiri? Krena negara akan mengambil alih kedaulatan dari simanisia itu sendri, yang dimana kedaulatan itu merupkan Hak Lahir dari manusia! Hanya kapitalisme yg memungkingkan namun dengan aturan" yg kuat untk tidak mengeksploitasi manusia!
@@agusmulyadis.t4645 yes , memang yang anda katakan benar . Tapi disetiap negara ngga ada sosialis yang murni atau kapitalis murni.
Sosialis butuh kapitalis, sedangkan kapitalis butuh sosialis
Akhirnya . . .
Di tunggu bang
Andai lu dosen gua bang, gak bakalan gua cabut dari kelas
Mas Martin, apakah objektivitas itu dapat melatih seseorang untuk berprasangka baik terhadap sesuatu, dan sebaliknya apakah subjektivitas itu makin membuat seseorang untuk berprasangka buruk terhadap sesuatu. Tabik, mas
Obyektifitas dan subyektifitas kok dikaitkan dengan perasangka baik dan buruk?
Ada kaitannya di era post truth dan pluralisme kebenaran. itu makanya keluar istilah kadang manusia kadang asbak. gk ada kebenaran universal yg dijadikan pegangan
Anda pusing, berarti anda berfikir
kadang-kadang kita manusia, kadang-kadang kita asbak XD hahaha
bang kalau pamer buku gitu di video sekalian kasih tau tempat belinya dongg hueuhe
Bukunya beli di mana bang
Haha baru sadar kaos yang dipake Bang Martin KBKM, salam Bang Martin dari anak buahnya Mas Sulaiman:))
Terkadang anda manusia terkadang anda asbak
mencirikan dimensi keilahian?
Ada ebooknya kah ebjektivity?
Bsa minta?
Absen
😴😴😴😴😴😴😴😴
bang tolong bahas dong idealism vs materialism atau idealism vs realism....tapi dari sisi ontology bukan yang epistemology...thx bang...good content!
Hmmm ini bicara apa nih ?
Soal reality kah ?
@samuel dani yes consciousness and apakah objective reality exist di luar observasi makhluk yang berkesadaran.....kalaupun objective reality exist seperti apakah bentuk nya in-themselves, independent dari pengamatan (noumena). ataukah materi hanyalah turunan (derivasi) dari mind ....atau malah mind yang berasal dari brain/ materi. menurut saya ini adalah kunci dari teka teki realitas..selama ini belum terpecahkan , selama itu pula umat manusia tersesat muter muter ...beribu agama & kepercayaan yang saling kontradiksi satu sama lain, apa hidup mempunyai tujuan / teleologi atau netral dll. Insting saya solusi nya berkaitan erat dengan teori relativitas, quantum mechanics dan analisa idealism vs materialism ala immanuel kant + schopenhauer i.e. subject vs object & hard problem of consciousness ala chalmer.
@@gamislatte5470 finally, hehe
Pernah dengar David Hoffmann
Jika chalmer lebih ke dualism sedangkan hoffman ke idealism...
3 view sekarang
Reductionism/materialism
Dualism
Idealism
Kandidat terkuat sekarang adalah dualism. Sejak adanya quantum mechanic
Nah menurut anda antara pandangan
materialism dan idealism lebih kuat mana?
@@samueldani4283 iya pernah dengar Donald Hoffman..walau belum pernah baca buku nya...intinya Hoffman bilang ruang dan waktu hanyalah user interface dan merupakan kategori dalam pikiran dan bukan sesuatu yang objective...nah ini padahal sudah di katakan Kant ratusan tahun yang lalu ..hanya sekarang Hoffman berusaha membuktikan secara scientific dan menguji nya dalam kerangka evolusi. Kalau saya masih bingung...tapi kalau di ancam ditembak mati dan harus memilih, saya tetap pilih scientific materialism ala Dennet, Patricia Churchland, Richard Carrier etc...Covid-19 bagi saya merupakan konfirmasi scientific materialism /reductionism.....Idealism cukup seductive dan menggoda...tapi tetap aja ngawang ngawang haha...contoh Bernardo Kastrup Idealism ....menarik didengar....tapi tidak bisa di falsifikasi / verifikasi. Kalau anda lebih cenderung pilih yg mana?
@@gamislatte5470 wait , u choose Richard Carrier. Really ?
Sory about salah nama Donald hoffman
Jakarta ya Jakarta tensi politik menguat hanya dengan blusukan seorang Menteri Sosial yang bernama Bu Risma.
Apakah pejabat publik memang terlahir hanya tuk klarifikasi?
Simak ulasannya di TH-cam fides channel
th-cam.com/video/zK6mfrjRVlE/w-d-xo.html